INTRANET AKAN DILAUNCHING DISKOMINFO INVENTALISIR APLIKASI SKPD

21-april-2017

Cibinong, InfoPublik - Program intranet yang akan menjadi salah satu penciri dalam mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Bogor masa jabatan 2013-2018 tak lama lagi akan terwujud.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Telematika pada Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor, saat ini, pihaknya tengah melakukan inventalisir aplikasi yang akan ditayangkan atau digunakan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melalui intranet untuk memudahkan pekerjaan dan sambungan ke semua dinas.

"Pembangunan jaringan infrastruktur sudah selesai. Langkah selanjutnya yang tengah kita tempuh adalah melakukan pendataan atau inventalisir aplikasi apa saja yang ditayangkan semua SKPD," ujar Betty, Selasa (30/9).

Ia menjelaskan, untuk tahap awal, pihaknya akan mendahulukan sistem aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Barang Daerah (DPKBD) serta Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) yang terhubung ke semua dinas.

"Barulah nanti diikuti dinas teknis lainnya. Misalnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) atau Dinas Pendidikan (Disdik) secara bertahap sampai semua SKPD terhubung," tandasnya.

Sejalan dengannya, Kepala Seksi (Kasie) Pengelolaan Jaringan Komunikasi Data pada Diskominfo, Christian P. Mesakh melanjutkan, pihaknya kini tengah mempersiapkan surat pemberitahuan ke seluruh SKPD untuk mempergunakan jaringan intranet dari Diskominfo.

"Surat ini akan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) lalu kami sebarkan ke semua SKPD. Selanjutnya kita lakukan pelatihan dan ekspos terkait intranet. Kemudian akan dilakukan launching," papar Chris, sapaan akrabnya.

Masih kata dia, setiap SKPD nantinya harus menyediakan 2 hingga 3 tenaga teknis pengelola intranet. "Mereka akan mengurusi intranet baik ke luar dan ke dalam," bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Diskominfo telah melakukan testing dan commissioning atau uji kelayakan untuk memastikan Fiber Optic (FO) yang dipasang sudah bisa digunakan dengan baik atau tidak.

Dwi Cahyoko, Tim Teknis pemasangan Intranet dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menjelaskan, penggunaan FO yang dimanfaatkan SKPD akan meminimalisir gangguan penggunaan internet selama ini.

"Kapasitas dari intranet ini besar sekali. Dan dia justeru tidak terganggu karena penggunaan internet global," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Christian P. Mesakh menambahkan, selain intranet ke SKPD, tahun ini juga, pihaknya bersama konsultan akan melakukan kajian pada penggunaan jaringan intranet yang terhubung dengan kecamatan. Pelaksanaan pembangunan intranet ke 40 kecamatan akan dimulai pada 2015 mendatang.

"Kecamatan kita ini banyak dan lokasinya luas. Ada 40 kecamatan yang harus kita cover. Karena itu, kemungkinan kita harus menggunakan mixing teknologi, baik wireless atau fiber optic. Kalau hanya FO, anggaran kita terbatas," bebernya. (RFM/Kus)

Sumber Asli: http://infopublik.id/read/91565/intranet-akan-dilaunching-diskominfo-inventalisir-aplikasi-skpd.html